5 MENIT BERSAMA MAKHLUK LAIN

Kejadian ini sekitar akhir 2005 silam, waktu itu saya masih bermukim di Tamalanrea dekat unhas, biasalah pulang dari kantor smpe larut malam bahkan hampir subuh, waktu itu salah satu teman kantor (opan) numpang diantar ke Antang (salah satu daerah di makassar), saya lupa jam berapa kejadiannya, yg pasti waktu itu jalan yang kami lewati sudah sangat sepi, hanya satu dua kendaraan saja yang melintas. Setelah mengantar teman tadi, saya pun langsung bergegas pulang, kebetulan jalan yang akan sy lintasi melewati 3 kompleks pekuburan, pekuburan islam, pekuburan kristen dan kompleks pekuburan china. Baca lebih lanjut

Iklan

RUMAH HANTU?

Hari ini adalah hari pertama saya di kota ini setelah dimutasi dari kantor pusat di Jakarta. Setelah berkeliling kota mencari rumah kontrakan yang pas dengan kantong, akhirnya saya memutuskan untuk tinggal di sebuah gang di pinggiran kota. Tempatnya sepi, hanya ada 3 rumah di gang tersebut, selebihnya hanya sawah dan kebun warga. Saya sangat suka dengan suasana rumah ini yang tenang, jauh dari keramaian, tapi konon rumah kontrakan ini sudah 2 tahun tidak pernah di tinggali, alasannya??

Malam pertama saya di rumah kontrakan yang baru. Betul betul sunyi sepi, yang kedengaran hanya bunyi serangga malam dan sayup sayup raungan kendaraan di jalan tol yang berjarak sekitar 1,5 km dari rumah kontrakanku. Di sela-sela bunyi serangga dan deru mobil tiba-tiba saya mendengar suara seorang perempuan, sayup-sayup bahkan hampir tidak terdengar. Baca lebih lanjut

JELAJAH SELAYAR

Ini adalah jurnal perjalanan kami menjelajahi kepulauan Selayar dalam rangka Takabonerate Island Expedition IV 2012..

Minggu 18 November 2012

Setelah berkoordinasi dengan beberapa teman-teman yang siap untuk mengikuti trip Jelajah selayar, pagi itu kami berkumpul di meeting point gedung MULO jalan Jend. Sudirman Makassar. Dengan berbagai alasan yang menjadi kendala, mulai dari waktu sampai budget, akhirnya tim Jelajah selayar hanya terdiri dari lima orang dari komunitas Jalan-jalan Seru Makassar. Tepat pukul delapan pagi, kami meluncur membelah jalan protokol Makassar yang pagi itu masih lengang. Lima orang dengan sepeda motor masing-masing, ditambah perlengkapan camping dan kebutuhan di perjalanan nanti menyesaki sadel belakang sepeda motor. Baca lebih lanjut

LOSARI TAK NYAMAN LAGI

Minggu 31 Maret 2013, saya sempat membaca sebuah berita di media online tentang seorang pengunjung anjungan Losari yang ditikam oleh oknum tukang parkir yang bertugas. Sangat ironi memang, semua tau bahwa lahan parkir di anjungan Losari dikelola oleh “preman” yang tentu saja tidak menawarkan kenyamanan bagi pengunjung. Pertanyaannya? Mengapa lahan publik seperti Losari harus dikelola oleh “preman”? Atau alasannya untuk memberdayakan mereka? Nah, bila sudah jatuh korban seperti ini siapa yang bertanggung jawab? Ataukah ini dianggap sebagai kejahatan biasa? Baca lebih lanjut