DANAU MAWANG, MENANTI DITENGGARA MAKASSAR

Danau Mawang adalah sebuah danau kecil yang terletak sekitar 15 KM arah tenggara kota Makassar atau sekitar 7 KM arah timur kota Sungguminasa, secara administrative masuk dalam wilayah kelurahan Mawang kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa.

Danau Mawang memanjang dari timur ke barat dengan panjang sekitar 1,4 KM dan lebar antara 200M-450M, luas keseluruhan kurang lebih 50 Ha. Danau ini merupakan salah satu asset wisata kabupaten Gowa yang (mungkin) belum tersentuh secara professional. Untuk menikmati danau ini, sangat bagus bila kita dating di pagi hari melihat Sunrise atau di sore hari untuk melihat Sunset, ini sangat memungkinkan karena posisi dari danau Mawang yang membentang dari timur ke barat.

Di tahun 80an, konon di Danau ini sering di adakan lomba dayung dan kegiatan-kegiatan wisata lainnya, namun sekarang kondisinya lumayan memprihatinkan dan tampak tidak terurus. Enceng gondok hampir menutup setengah dari luas danau ini, selain itu juga terjadi sedimentasi sekitar 5-7 Ha dari bagian danau Mawang.

Di sisi selatan danau Mawang terdapat tanggul yang biasanya menjadi tempat strategis bagi pengunjung untuk menikmati sunset dan sunrise, selain itu ada dua buah gazebo yang kondisinya sangat parah dan tidak terpakai lagi. Di tanggul inilah sebagian warga biasanya mengadu peruntungan dengan memancing, ada pula yang menggunakan rakit dengan menyusun beberapa batang bambu.

Di kalangan warga kota Makassar ternyata masih banyak yang asing dengan danau Mawang ini, ada yang pernah mendengar tapi tidak tau tempatnya, ada yang hanya pernah melihat gambarnya bahkan ada yang belum pernah mendengar dan melihat danau Mawang ini.

Bagi anda yang akan naik pesawat dan landing di landasan baru bandara Sultan Hasanuddin, cobalah melihat kebawah di Koordinat: 5°13’3″S   119°29’37″E, anda akan melihat hamparan air yang membentang dari timur ke barat, itulah danau Mawang

Dari kota Makassar, danau Mawang bisa di akses via dua jalur, yang pertama via kota Sungguminasa arah ke Malino, di lapangan sepakbola Pabrik Kertas Gowa (PKG) ambil jalur kiri melalui jalan kecil di sisi lapangan. Yang kedua via jalan Hertasning baru (Arupala/Tun Abd. Razak), di perempatan jalan Hertasning baru-Samata anda mengambil jalur lurus kearah kampus UIN Samata, sekitar 100 meter dari perempatan ada pembelokan ke kanan, susuri jalan beton tersebut samapi sekitar 2 KM anda akan menemukan perempatan lagi, nah ambil jalur ke kiri, sekitar 1 KM dari perempatan anda sudah menyaksikan hamparan danau Mawang.

Di sebelah utara danau Mawang juga terdapat telaga yang tidak kalah eksotis, teman-teman @Jalan2Seru_Mks menamakan telaga tersebut dengan Telaga Biru, karena airnya yang kebiruan. Telaga ini sebenarnya adalah bekas galian tanah timbunan bangunan yang menyisakan lubang yang lebar, karena kondisi tanah disekitarnya yang berair (rawa) sehingga lubang tersebut terisi air.

This entry was posted in Alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s